Rabu, 25 Mei 2011

Some People prefer to eat at food stand or restaurants, other people prefer to prefer and eat food at home. Which do you prefer?


 I am prefer  to prefer eat food at home. Meybe some people doesn’t want to cooks for his family, but I think  one way to make my family meets each other is when eat at home, after that we can back to each activity.

For me, goes to restaurant unusual traditions in my family, me and my parent prefer eat at home because why, my mother cooks great and  all of them from what she cooks is delicious, so this is the main reason why I which  eat food at home. Then, the second reason are I can save cost, how to do this? is I may buys or serching to the internet to find cookies recipes, from this, I can learn more about other delicious eat, I can buys material suitable what I want likes go to buy more expansive or cheap materials after that creat new dish, but don’t forget to always tries to upgrade your skill when cooks and make your creation this is interesting if  compare with  eats at food stand, because the menu sometimes not fit to my taste and than I can invite more people to join with me when dinner or else rather than in restorant. The last, I can eat anything I want,  more over or little bit of I should to eat, from this I can share my cook to other people eats like my friends at campus or to my lecturer.
And my conclution is many advantages if we eat at home, one of them is I can make most foods creat my food creation then invite friends to try my cooks or from my creation I can  open the restorant  (foodstand) and develop  big profit.

Thank you ^__^  >>  ngiindngiind.blogspot.com

Kamis, 19 Mei 2011

seminar jurnalistik dikampus UMN


Tangerang, 14 Mei 2011, jam 08.00-12.00. At Campus University of Multimedia Nusantara
Saya Windyanarti Presta, betul-betul membutuhkan banyak pencerahan mengenai seluk beluk untuk jurusan yang harus saya ambil ketika semester tiga nanti, pada tanggal 14 mei kemarin saya menghadiri sebuah seminar penjurusan yang sangat menarik perhatian saya, karena saya yakin dari seminar tersebut saya bisa mendapatkan informasi yang saya butuhkan apalagi saya bisa sharing dengan para pakar baik dalam bidang Jurnalistik (Bpk. Jams), Public Relation (Bpk. Brata T.Harjono) dan Broadcase (Bpk. Rhemon Khaya) yang begitu hebat membawakan seminar tersebut dengan baik. Nah, beliau-beliau inilah para pakar handal dibidangnya masing-masing, meskipun ketika beliau kuliah mengambil jurusan yang berbeda dengan karir yang mereka tempuh sekarang  bukan berarti mereka tidak mampu meraih kesuksesan, saya akan menjelaskan  mengenai latar belakang dari beliau-beliau yang hebat ini sekaligus membongkar seperti apa perjalanan karir mereka. Namun saya akan terbatas hanya pada Jurnalistik yang sebagai pembicaranya adalah Pak. Jams.
Dari seminar yang dibawakan Pak. Jams kemarin, itu sangat menggugah motivasi sekali karena beliau menyampaikan cerita yang begitu serunya menjadi seorang jurnalis, terutama ketika ditugasi untuk meliput keluar negri, tapi ternyata saya salah perkiraan, saya menyangka Pak. Jams adalah seorang yang berasal dari lulusan Jurnalistik namun ternyata bukan, beliau adalah lulusan dari jurusan Public Relation, sangat bertolak belakang menurut saya. Namun toh nyatanya kini beliau menjadi wartawan yang begitu hebat di Koran Kompas, tidak menutup kemungkinan bukan. Di awal seminar beliau menyampaikan bahwa, rumitan mana jurnalis dibandingkan dengan public relation (selanjutnya PR) jawabannya jelas lebih rumit Jurnalistik, tapi sibuknya sudah pasti sama-sama sibuk, tapi pada saat kuliah memang PR lebih santai dibanding dengan Jurnal. Menurut beliau lulusan terbaik ketika kuliah belum menjadi jaminan akan menjadi jurnalis yang baik, sama halnya dengan ketika kita belajar mengendarai mobil, setelah kita bisa mengendarai mobil belum tentu kita menjadi pembalap mobil kan? Nah maka dari itu kemampuan kita dalam menulis pun harus diasah dan terus ditingkatkan bagaimana kita dapat menemukan sumber yang terpercaya, bagaimana kita harus menulisnya sehingga menjadi enak dibaca, karena bagaimanapun juga sebuah tulisan yang berbobot yang menentukan adalah kita sendiri. Waktu terbatas yang kita miliki baiknya jangan dijadikan hambatan untuk kita malah disitulah kita harus maju.
Beliau bertanya bila membuat berita gimana kalimat awal agar menjadi menarik? jawabannya adalah “dibandingkan”, jika suatu berita dibanding-bandingkan, orang lain akan menjadi berfikir, karena kalau berita itu tidak kontras orangpun akan malas berfikir dan berita tersebut tidak memiliki nilai jual lagi karena tidak menarik. Contohnya : ada seorang anak kecil, ia mengamen dari mobil satu kemobil yang lain dipinggiran jalan, kemudian kita tulis beritanya, didalam berita tersebut kita tulis, “saat anak-anak lain sedang belajar dan bermain disekolah, anak ini harus bekerja keres untuk mendapatkan uang demi sesuap nasi”.
Bila ditanya soal tingkatan mana saja yang paling menantang dari jurnalistik Pak Jams menjawab ada 3 tugas yang paling menantang yaitu, saat kita ditugasnya untuk menulis berita politik (baik dalam ataupun luar), berita ekonomi dan berita olah raga. Ada satu unsure kebetulan yang tidak bisa dibayangkan, menurut beliau adalah “Keberuntungan” saya sangat setuju dengan ini, karena menurut saya sehebat apapun Anda sebagai seorang wartawan bila memang saat itu Anda sedang tidak beruntung maka banyak moment didepan mata akan Anda lewat begitu saja, Pak Jams bilang kuncinya hanya satu yaitu “jangan putus asa” meskipun miss, jangan mudah menyerah dan jangan hitung-hitungan terhadap apapun. Contoh nyata yang dialami oleh Pak. Jams adalah saat ia harus mewawancarai Michale Jackson di Thailand, beliau tidak tau harus kemana agar bisa mewawancarai sedangkan tiket saja tidak punya, namun keberuntungan datang, ketika beliau berjalan-jalan disebuah mall besat disana ada gerombolan ramai-ramai, karena ingin tau maka melihatlah (mengecek) beliau kesana dan ternyata ada Michale Jackson disana mau masuk ke mall, kemudian saat itu juga beliau berfikir “siapa orang yang bisa didekati biar saya bisa dapat wawancaranya” akhirnya beliau mendekati salah satu bodygardnya yang ada dibelakang, mungkin karena terlalu sibuk, si bodygardnya mengeluarkan dua buah kertas yang ternyata tiket nonton konser Michale Jackson, “waah beruntung sekali saya saat itu, kemudian berangkatlah saya kekonser itu dan wawancarailah dia” serunya. Unsur-unsur yang terkandung didalam cerita tersebut adalah beliau ingin menyampaikan bahwa kita harus berfikir cepat bagaimana caranya agar kita dapat kesempatan tersebut agar jangan sampai hilang, kita gak perlu planning lagi, semua itu datang dari langit, unsur lain beliau katakan jurnal itu menarik tapi membutuhkan pengorbanan waktu agar kita menjadi jago, karena kita belajar untuk menguasai topik maka dari itu kita membutuhkan waktu, sebab kitalah yang memutuskan akan jadi seperti apakah kita kelak, dunia globalpun mempengaruhi, karena jurnalistik sekarang makin bertambah apalagi karena adanya peningkatan multimedia, “Kepekaan itu mutlak, yang dapat mewakili public”.
Ada teman saya bertanya “Bagaimana mengikuti dunia yang menjadi global” :
o   Pelajari, jangan ikut akan berita yang sama dengan berita yang lain.
o   Bagaimana membuat berita yang tepat dan cepat (khususnya wartawan harus bisa menulis)
o   Kadang beritanya sulit, susah konsentrasi antara konten dengan gambarnya , wartawan harus bisa mengerjakan apa saja (Super Reporter)
o   Jangan pernah merasa Puas hanya karena ada yang memuji, karena itu akan menghambat daya kreatifitas anda,
o   Jangan melepas informasi terlalu banyak. Kalau belum tentu kebenarannya (seberapa cepat kita harus bisa).
o   Harus yakin sumber bener-bener tau baru atau akan diambil.
Pasion (ketertarikan, semangat, dan dinamis), adalah awal dari semua jalan yang ingin kita tempuh didalam segala bidang yang akan saya pilih kelak. Sukses untuk kita semua.

Jumat, 06 Mei 2011

seminggu ini berjuang

Hi guys ..
gw akan usahakan terus menulis di blog ini, untung2 gw bisa dapet penghasilan deh dari ini, gw masih belum tau, ini blog bakal gw isi tentang apa, tapi kayanya sih cerita tentang kehidupan gw setiap harinya, mumpung gw bisa online tiap malem, gk ada salahnya curhat2 sedikit di sini .. hhe


Hari ini, eemm , sibuk, bingung, ngebut, harap-harap cemas, ngejar waktu, deg2an, dan cape ..


Gw berniat banget untuk keluar dari jalur nyaman gw, dengan gw masuk kampus UMN yg jauh dari rumah dan bener2 putar arah di dalam hidup gw, yg awalnya gw bulak balik parung-bogor, sekarang jadi bulak-balik parung-tangerang, bulak balik antar provinsi man !! yang awalnya sekolah yg dihuni orang sunda hampir kebanyakan, sekarang di kelilingi oleh banyak aneka suku dan ragam budaya, agama, latar belakang,ketemu orang baru yang jauh berbeda. Tapi gw bersyukur , dengan cara beginilah gw yakin akan dapetin ilmu pengetahuan, pengalaman dan teman yang sangat banyak, dan itu terbukti, meskipun masih bertahap.


Jadi gini, dr tgl 4 mei kmrn gw sangat sibuk dengan kesibukan yang gw buat sendiri, karena kenapa, gw mendaftarkan diri untuk ikut lomba fotografy d UNTAR itung-itung mencari pengalaman, maka mulai lah saya rajin mengunjungi kampus tersebut, jadi berasa mahasiswa sana kemarin, dateng petang-tang peteng-teng kaya gw yakin selamet aje kalo macem2 di sono, hahaha


Jarak antara UMN sama UNTAR sebenernya sih deket, paling empat puluh lima menit aja kalo bawa mobilnya ngebut dan kita beruntung gak kejebak macet, seperti yang gw alami saat ngejar waktu untuk balik lagi ke kampus, coba bayangin, lagi asik-asik makan shusi gw dapet sms yang bilang hari itu ada rapat untuk jadi new membernya i'm kom, diharapkan datang jam 5, dan terbatas hanya untuk 30orang pertama. Parah banget, sedangkan gw di untar waktu itu jam 4 lewat 15 (kalo gak salah), waahh gw lahap aja dah tuh sushi yang gede-gede (you know lah potongan sushi segede apa), udah gak ada seni'nya lagi deh makan sushi !!
Kenapa gw bela-belain nekat balik lagi dateng ke kampus yang jaraknya jauh dan kejebak macet di tol grogol, malah gw belain ikut rapat dibanding latihan taekwondo, itu karena dengan gw ikut member gw bisa ketemu orang yang menarik buat gw yaitu si "k" kan gw bisa lihat dia terus dan bisa nambah banyak temen , yuhuuuuu !! Pas sampe ke kampus nyesek juga gw, gw terlambat setengah jam lebih coba, wah pesimis bisa jadi member nih, masalahnya anak-anak ilkom angkatan gw tuh banyak banget pasti udah kekumpul semua malah bisa lebih dari 30 anak yang dateng dan sesampai gw di tempat rapat gw di depak (haha, tapi gak gitu sih), waktu itu pas banget di kampus UMN lagi ada seminar Public Relation pembicaranya Choky Sitohang, gw udah ada tiket seminarnya tapi gw korbanin loh untuk ikut lomba di untar, tapi gw gak ada rasa penyesalan karena gak bisa dateng k seminar, yang gw sesalin adalah kalau gw gak diterima jadi member, huhuu.


Turun dari mobil, gw lari aja ke arah function hall padahal di lobby yang gw lewatin ada anak taekwondo yang lagi latihan,cuekin aja lah (hehe), soalnya gw ngeliat banyak orang yang keluar dari function hall dan orang-orang bawa goodie bag pasti itu kenang-kenangan dari seminarnya, gw jadi tertarik pengen punya juga (padahal isinya cuma buku  sama akua gelas,hahaha), tapi gw sempet sih liat Choky'nya, ganteng dia sama kaya di tv-tv, tujuannya kalo sempet gw pengen nyanyiin "dansa yo dansa" buat dia, cuma kemarin dia lagi di kelilingi para wartawan dadakan yang mau minta difotoin bareng Choky, udah liat Choky senyam-senyum juga uda seneng gw,haha,setelah minta goodie bag, lari lagi gw menuju kelas untuk rapat yang jaraknya lumayan jauh dari function hall, arrgghh dalem tas gw ada laptop woy, gk bisa lari gw gara-gara keberatan tas. Harap-harap cemas semoga masih bisa jadi member gw masuk kelas dan ternyata semuanya baru kumpul, aahh gak sadar gw kalo mereka nungguin seminar selesai dulu setelah itu baru rapat, itu seminar diperuntukkan untuk anak ilkom di UMN (sumpah gak kepikiran sama sekali). Celingak celinguk cari tempat duduk, dapet bangku di paling pojok deket jendela, viewnya keren banget  jam 6 sore dengan langit keren yang udah mulai gelap, terbayar deh deg-degan gw, tapi sayang gak gw foto jadi kalian gak bisa liat apa yang gw liat. Ehh, ada si "K" hehe, seneng deh liat dia, cuma tampangnya jutek nih, ahh betein.


Bingung juga gw gak ada temen yang dikenal dalam rapat itu, dari kelas ilkom gw, yang dateng ya cuma gw sendiri, gubrak !! pada kemana woy masyarakat ilkom B.
Parah banget, ruangan rapat jadi penuh sesek dikelilingi sama anak-anak ilkom lain dan gw salah satu perwakilan dari ilkom B, ajiibb !!
jadi rapatnya tentang program CSR "Road to UMN" gitu buat ngajak anak-anak yang ada di SD Cihuni 1 & SD Cihuni 2 yang letaknya didepan dan 1,5km dr UMN untuk kunjungan ke kampus liat-liat sambil dikasih games yang dikasih tema "Play and Learn" dan gw kebagian jadi PIC bareng shintia anak Jurnal 2009, dapet temen baru lagi kan gw ? haha.
Beres rapat, gw ngobrol-ngorol dulu trus celingak-celinguk mana si "K" gak keliatan, wahh gembel banget udah balik duluan dia , hu'uh.
Lagi asik-asik ngobrol sama kk kelas ada si "D" nimbrung, haha, gw fikir dia orangnya angkuh, teryata lucu juga, hehe. ahhh sukaa deeh jadiin abang ahh biar akrab !! (parah banget sih) lagian katanya dia orang padang dan JOMBLO (ngarep.com).. pas tanya sama kk kelas mengenai sms dadakan yang membuat gw pontang-panting ngejar waktu ternyata udah di kirim dari jam3 sore, dan gw kebagian kena apesnya, itu sms baru terkirim ke gw 1jam sebelum rapat mulai, ngeselin !!
udah becanda-becanda, pulanglah gw, badan uda cape banget soalnya dari kemaren pulang malem mulu,hufh, dalam seminggu full pergi pagi pulang malem .. appa-appaan ini .. hufh (salah sendiri). Inilah pengorbanan gw yang pertama demi menggapai cita-cita, semoga kedepannya gw bisa mengatur waktu menjadi lebih baik lagi , amin !


Syukur ya Allah engkau masih mendengar do'aku sehingga hamba dikasih kelancaran dalam perjalanan yang menegangkan dan gak terlalu dikasih macet, dan waktu yang adapun kekejar meskipun mepet dari untar ke kampus engkau masih memberikan keselamatan untuk hamba dalam perjalanan, alhamdulillah, kesampaian niat hamba untuk jadi panitia PIC DURIAN, semoga engkau selalu memberikan kemudahan untuk hamba Ya Allah dalam program ini , amin. terimakasih.

Senin, 02 Mei 2011

Setiap hela nafas, disitulah kita bersyukur


Entah mengapa saya menjadi semakin bahagia dengan segala keadaan sekalipun pada sesuatu yang buruk, malah dengan kesalahan yang saya buat saya semakain bersyukur karna masih banyak yang harus lebih difikirkan dibanding memikirkan kesalahan yang harusnya segera dihapus dan diganti dengan senyuman. Hidup harus Move On, jangan lagi deh hidup di bawa ngoyo !! salah satu caranya yaitu setiap saat dimana kita sedih, disitu kita ingat akan Allah . Disaat kita bahagia ,kita pun harus selalu ingat bahwa karna Allah-lah kita bahagia dan mampu tersenyum dan terus berdiri dengan beratnya beban dunia saat dimana kita semakin dewasa.
Saya sadar, saya hanya manusia biasa yang selalu butuh akan kebesaran Allah, Allah tidak tidur, maka dari itu saya Yakin dan Percaya, segala godaan yang kadang datang silih berganti, datang dan menyerang saya tanpa henti hingga saya terjatu,  tapi terjatuhnya saya itu adalah cobaan yang harus dilawan hingga saya mampu menopang badan saya dan bangkit hingga saya mampu berjalan ketitik terang dimana Tuhan memberikan senyum syukur, senyum yang mengatakan bahwa kau telah tumbuh menjadi manusia yang bermanfaat bahkan untuk dirimu sendiri, relung saya.
Jujur saya akui, saya ini adalah orang yang mudah labil. Terutama ketika masa-masa kelulusan Sekolah Menengah Akhir. Saya takut dengan dunia sekitar saya saat itu, dunia yang satu kesalahan saja dalam melangkah akan terus terseret dan enggan untuk keluar, apa itu ? kalian bisa tebak laah .. free S**** .Sulit-sulit gampang dengan kasus ini,tapi saya sangat waspada untuk keselamatan hidup saya kedepannya (berikan perlindunganmu Ya Allah,amin). Saya kaget, betul-betul gak bisa terbayangkan bahwa orang yang saya kenal telah melakukan tindakan yang bisa merugikan masa depan saya sedih juga (tapi disisi lain ada yang SAH kok hidupnya). Saya betul-betul memikirkan mau dikasih makan apa anak orang kalau ngelakuin "itu" dan belum saatnya ?? kasian kan setelah dia lahir gak ada yang bisa mengurus dan mendidik dia agar menjadi anak yang soleh. Tapi ini lah yang terjadi, Allah telah berkehendak lain bagi jalan hidup mereka, tapi jalan itulah yang telah mereka pilih dan mereka kehendaki sendiri .


"Ya Allah jadikanlah hamba ini orang yang paling beruntung, berikan segala petunjukmu agar hamba selalu terbimbing dan terlindungi dari segala godaan yang mengguncangkan iman di usiaku mulai saat ini hingga nanti. Ya Allah, jadikanlah hamba orang yang bermanfaat baik untuk diri hamba sendiri kedua orang tua hamba dan semua orang. Segala cobaan yang hamba dapatkan semoga bisa menjadi kekuatan terbesar yang mampu membuat hamba bangkit kembali dan terus berlari mengejar cita-cita hamba,amin ya allah, allah huma firli wali wali daiia warham'humma kama robbayani soghiro.. robbana atina fiddunnia hasanah wa fil'akhiroti hasanah wakina aza bannar, amin !!